Patuhilah Rambu Lalu Lintas dan Marka Jalan

Dari judulnya kelihatan seperti iklan POLRI tul ga? Kurang lebih gitu deh. Bukan karena ada hubungan khusus dengan Polisi bukan juga sedang jatuh cinta dengan Polwan. Kisah ini BENAR-BENAR TERJADI dan dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

Hari ini, Senin 16 Februari 2009 terjadi kecelakaan di jalan Jogja-Solo daerah kalasan.  Sekitar depan SD Kanisisius kalasan, dekat RS Panti Rini kalasan. Waktu kejadian kurang lebih pukul 19.00. Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah sepeda motor dengan sebuah mobil (kijang kapsul ya namanya? itu lho yang salah satu varian super kijang G. Inget banget punya boss dulu juga kayak gitu).

Kronologis kejadiannya:

Sebuah sepeda motor melaju dengan kecepatan kurang lebih 60 Km/jam Melaju dari arah barat. Motor tersebut mulai bergerak ke arah tengah dengan indikasi mau menyeberang jalan. Dari belakang sudah saya klakson beberapa kali namun tampaknya si pengendara ini nyalinya besar juga. Di lihatnya saya hanya menggunakan sepeda motor dan tidak punya nafsu untuk melaju kencang dia mulai bergerak ke tengah. Saat hampir tiba di pembatas jalan dari belakang tiba-tiba muncul sebuah mobil yang melaju kencang (namanya mobil lewat jalan jogja-solo mana mau pelan?) dari arah yang sama(sebenarnya tidak tiba-tiba juga soalnya nie mobil kan gak mungkin muncul out of no where). Karena pengendara yang menyeberang tiba-tiba (ga tau pake lampu sen apa tidak) tampaknya sopir mobil tidak bisa melakukan pengereman secara mendadak (jalan licin juga sih karena hujan). Tabrakan pun tidak bisa dihindari. Pantat motor di cium bemper mobil! (ke bayang ga?aku aja pernah ngalami cuma kecepatan rendah sakitnya bukan main sampe jatuh dari motor.apa lagi ini!)

Sepeda motor terlindas mobil sampai remuk sedangkan pengendara motor terlempar ke depan. Satu hal yang mungkin masih bisa di syukuri adalah pengendara motor tidak ikut terlindas mobil(maklum orang jawa, musibah seberat apapun masih disyukuri). Satu hal yang terlintas segera hubungi Polisi terdekat. Polsek kalasan menjadi tujuan berikutnya. Beberapa orang di sekitar TKP mulai berdatangan untuk menolong korban. Saat itu lebih baik segera menghubungi pihak berwajib agar bisa diberi bantuan oleh profesional (saya percaya masih ada polisi berhati mulia di negeri ini).

Sampai di Polsek kebetulan ada seorang petugas berpakaian preman sedang ada di luar sehingga tidak perlu masuk memberi laporan ke dalam. Saat itu juga saya memberi keterangan dan nampaknya pak polisi ini cepat tanggap juga. Beliau langsung masuk dan memberitahu rekan-rekannya. Pas keluar dari Polsek ada dua mobil lewat. Salah satu masuk ke dalam dan yang satu berbalik arah. Kelihatannya yang berbalik arah adalah mobil penabrak yang menuju lokasi kejadian semula.

Oke! Sekarang kita bahas satu per satu!

1. Pengendara sepeda motor bermaksud menyebrang di daerah terlarang!

Lokasi kejadian merupakan daerah langganan pelanggaran lalu lintas. Sebenarnya pada pembatas jalan ada Rambu Dilarang Balik!Dilarangbelok nah banyak orang sering melanggar rambu seperti ini terutama kalo pas jalannan sepi apalagi tidak ada polisi.

2. Sebelah timur pembatas jalan di sisi selatan ada jalan arah Berbah(liat google earth atau kalo yang sering lewat pasti tahu) penyebrangan jalan ini biasa digunakan para pencari jalan pintas untuk menuju arah Berbah(sekarang kita tahu itu benar² Berbah-aya!!!)

3. Beberapa meter sebelah timur TKP ada tanda daerah aman sekolah (jalan yang di cat merah dan ada lampu lalin yang bisa diatur sesuai kebutuhan) dan tikungan cukup tajam serta rumah sakit sehingga sebaiknya pengguna jalan mengurangi kecepatan.

4. Saat hujan dan jalan basah menyulitkan pengereman. Pastikan ban tidak gundul dan rem tidak blong (hujan ga hujan sebenarnya harus gitu sih) sehingga tidak memperparah keadaan saat terjadi kecelakaan.

Sebaiknya saat bepergian kemanapun baik jauh atau dekat selalu mempersiapkan diri dan pengamanan diri dengan seksama termasuk kendaraan(kalo naik angkutan umum terima nasib di tangan orang aja deh). Berbagai kebiasaan buruk tentang tata cara berlalu lintas harus mulai di tinggalkan. Selain demi keselamatan diri juga demi keselamatan para pemakai jalan yang lain. Jangan buat SIM dengan calo atau NEMBAK!! Kalau pernah lihat spanduk di depan Poltabes Jogjakarta Pingit, Hari Gini Percaya Calo?( kurang lebih gitu deh, padahal di depannya jelas² kantor calo) Memang ada benarnya.

Jadi Berhati-hatilah di jalan!!(jalan pakai hati!!bukan pakai nafsu!!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s